Batang – Sebagai wujud pembinaan kemandirian dan dukungan terhadap ketahanan pangan, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang menggelar kegiatan perawatan rutin tanaman kacang panjang di Lahan Asimilasi dan Edukasi (SAE), Senin (19/1). Kegiatan ini merupakan langkah Lapas Batang dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang produktif.
Program ini dilaksanakan sebagai implementasi nyata dari 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya terkait kemandirian pangan melalui program pertanian, 8 perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle). Kegiatan perawatan dilakukan secara komprehensif oleh warga binaan diantaranya penyiraman, pembersihan lahan dari gulma dan tanaman liar, penyemprotan pestisida, dan pemupukan.

Seluruh jalannya kegiatan berlangsung di bawah pengawasan ketat Kepala Subseksi Keamanan, Desdy Purwanto, beserta jajaran staf Keamanan dan Ketertiban (Kamtib). Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa meski kegiatan bersifat edukatif dan terbuka, unsur keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama.
Melalui pengelolaan lahan SAE, Lapas Kelas IIB Batang berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang berdampak nyata, baik bagi pengembangan diri warga binaan maupun kontribusi terhadap ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Humas Lapas Batang
#kemenimipas
pemasyarakatan
lapasbatang
ditjenpas
infoimipas
@pemasyarakatanjateng
