Surabaya – lintasberita-,Pada hari Jumat, tanggal 24 April 2026, pukul 20.15 S/d 21.15 WIB, bertempat di Studio RRI Pro 4 Surabaya 96.8 FM, telah dilaksanakan kegiatan PODCAST “TANJUNG PERAK MALAM: DIALOG JAGONGAN” yang diselenggarakan oleh RRI Pro 4 Surabaya.
Kegiatan ini mengangkat tema “Arek Enom Saiki Isok Opo?” sebagai bentuk refleksi terhadap peran generasi muda dalam menjawab tantangan sosial, pembangunan, dan dinamika zaman.
Adapun narasumber yang hadir dalam kegiatan ini antara lain:
- Raihan Asfi Priadi (Presiden BEM Universitas Hang Tuah)
- Aulia Thaariq Akbar, S.IP (Direktur Nusantara Policy Lab)
- Ning Ayu (Penyiar RRI Pro 4 Surabaya)
Dalam kesempatan tersebut, Presiden BEM Universitas Hang Tuah, Raihan Asfi Priadi, menyampaikan pandangan terkait posisi strategis generasi muda di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks.
Presiden BEM Universitas Hang Tuah, Raihan Asfi Priadi, menegaskan bahwa generasi muda saat ini memiliki potensi besar untuk berkontribusi, namun harus diiringi dengan kesadaran kritis dan keberanian untuk terlibat.
“Pertanyaan ‘Arek enom saiki isok opo?’ bukan untuk meragukan, tetapi untuk menantang kita semua. Generasi muda hari ini harus mampu menjawab dengan karya, gagasan, dan keberanian untuk terlibat dalam menyelesaikan persoalan bangsa,” ujar Raihan Asfi Priadi.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
“Mahasiswa tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus hadir sebagai agent of change yang tidak hanya berpikir kritis, tetapi juga mampu memberikan solusi dan aksi nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Dalam podcast tersebut, Presiden BEM Universitas Hang Tuah juga turut memperkenalkan dan MEMPROMOSIKAN UNIVERSITAS HANG TUAH sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa.
“Universitas Hang Tuah hadir sebagai kampus yang mendorong mahasiswanya untuk berkembang tidak hanya secara intelektual, tetapi juga secara karakter dan kepedulian sosial. Kami didorong untuk aktif, kritis, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk tidak ragu dalam menentukan pilihan pendidikan dan masa depan.
“Memilih kampus bukan hanya soal tempat belajar, tetapi juga tentang lingkungan yang membentuk cara berpikir dan bertindak. Universitas Hang Tuah menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk tumbuh dan berproses menjadi pribadi yang siap menghadapi tantangan zaman,” tambahnya.
Diskusi berlangsung secara interaktif dan dinamis, di mana para narasumber saling bertukar pandangan mengenai peran pemuda, tantangan sosial, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun masa depan bangsa.
Secara keseluruhan, kegiatan podcast berlangsung dengan lancar, komunikatif, dan penuh semangat reflektif. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk lebih aktif, kritis, dan berkontribusi dalam menjawab berbagai tantangan di masa depan.
Universitas Hang Tuah – Kampus Unggul
Excellence in Maritime Education
