Batang — Suasana hijau dan penuh semangat tampak di Lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIB Batang. Beberapa warga binaan terlihat aktif menanam bibit ubi jalar di lahan pertanian yang telah digarap bersama, Kamis (25/9).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang rutin dilakukan oleh Lapas Batang guna memberikan bekal kepada para warga binaan, khususnya di bidang pertanian. Melalui kegiatan pertanian ini, warga binaan diajarkan untuk lebih produktif, disiplin, serta memiliki keterampilan yang bermanfaat untuk kedepannya setelah selesai menjalani masa pidana.
Selain meningkatkan keterampilan, penanaman ubi jalar ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Batang dalam mendukung program ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan kosong secara optimal sesuai dengan 13 program akselerasi Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya poin ke 2.
Kepala Lapas Batang, Nurhamdan menyampaikan kegiatan ini merupakan upaya Lapas Batang dalam mendukung ketahanan pangan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk mental positif dan semangat kerja bagi warga binaan. Mereka bukan hanya belajar bertani, tetapi juga belajar tanggung jawab dan kerja sama,” ujarnya.
Lapas Batang berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat guna mendukung proses pembinaan. Dengan keterampilan yang dimiliki, diharapkan warga binaan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat setelah bebas nanti. Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan Lapas Batang dalam semangat Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak.
Humas Lapas Batang
kemenimipas
guardandguide
infoimipas
pemasyarakatan
lapasbatang
SetahunBerdampak
@pemasyarakatanjateng
