Surabaya, Lintasberita9.com— Sabtu malam (18/10/2025) jadi momen bersejarah buat keluarga besar Pemuda Pancasila (PP) Kota Surabaya. Bertempat di kantor MPC Pemuda Pancasila di Jalan Panglima Sudirman No. 55, seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 31 kecamatan se-Kota Surabaya resmi dikukuhkan.

Acara ini bukan cuma sekadar seremonial biasa. Sekretaris MPC PP Surabaya, Baso Juherman, menegaskan bahwa pengukuhan ini jadi langkah penyegaran organisasi di tingkat kecamatan, sekaligus kado spesial untuk ulang tahun ke-66 Pemuda Pancasila.




“Ini bukan cuma soal seragam baru atau SK baru, tapi semangat baru buat teman-teman PAC agar lebih aktif dan solid membangun organisasi,” ujar Baso yang juga berprofesi sebagai pengacara.
Bukan Janji, Tapi Aksi: Bantu Warga Lewat Posbakum dan Koperasi
Dalam kesempatan itu, Baso juga memaparkan sederet program nyata yang sudah dan akan dijalankan Pemuda Pancasila Surabaya. Salah satunya pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) di tiap kecamatan melalui BPPH (Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum) Pemuda Pancasila.
“Biar masyarakat yang punya masalah hukum nggak bingung cari pendampingan. Kami punya banyak advokat dan pengacara PP yang siap bantu,” jelasnya.
Selain bidang hukum, PP juga fokus memperkuat ekonomi kader lewat Koperasi Pemuda Pancasila. Program ini mencakup usaha kebutuhan pokok lewat Rumah Pangan Kita, sampai asosiasi kontraktor yang melibatkan kader PP di berbagai proyek pembangunan Surabaya.
Bantu Tenaga Lokal Dapat Sertifikat Kerja
Nggak cuma itu, Pemuda Pancasila juga aktif menjalin kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Surabaya untuk mendorong sertifikasi tenaga kerja lokal.
“Anak-anak muda Surabaya yang punya skill di bidang bangunan, sipil, atau mekanikal-elektrikal bisa dapat sertifikat kompetensi. Jadi lebih mudah ikut proyek resmi,” kata Baso.
Dengan begitu, warga asli Surabaya punya peluang lebih besar ikut membangun kotanya sendiri, bukan cuma jadi penonton.
Dorong UMKM dan Sinergi dengan Forkopimcam
Pemuda Pancasila juga berkomitmen membangkitkan UMKM binaan di tiap kecamatan. Program ini diharapkan bisa meningkatkan kemandirian ekonomi anggota dan kader PP.
“Kami nggak mau program berhenti di tengah jalan. Harus jalan sampai ke ranting, biar manfaatnya terasa,” tegas Baso.
Selain itu, Pemuda Pancasila juga menjaga hubungan baik dengan Forkopimcam — mulai dari Polsek, Koramil, sampai Camat — untuk bersinergi dalam kegiatan sosial dan keamanan.
Ikut Jogo Suroboyo, PP Turun Langsung di Lapangan
Menutup pembicaraan, Baso menegaskan bahwa Pemuda Pancasila selalu siap mendukung keamanan kota. Melalui kolaborasi dengan Polrestabes Surabaya dalam program Jogo Suroboyo, kader PP ikut turun langsung menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif.
“Kami ingin kader PP jadi bagian dari solusi bukan masalah.bantu jaga keamanan,bantu masyarakat,dan bangun Surabaya bareng bareng,”pungkasnya.
