Batang – lintasberita9.com- ,Dengan penuh semangat dan ketekunan, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang terus melanjutkan pengerjaan pembuatan baju koko YSS putih sebanyak 100 pcs, Selasa (4/11). Kegiatan ini dilaksanakan di Bimker Lapas Batang dengan pengawasan langsung oleh Kasubsi Giatja, Rizal Eka Prasetya Maduraga, untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memastikan hasil jahitan memiliki kualitas sesuai standar yang diharapkan.
Kegiatan menjahit ini merupakan wujud nyata sinergi dan kerja sama yang terjalin baik antara Lapas Batang dengan DMA Collection Pekalongan. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memberikan pembinaan kemandirian bagi warga binaan, khususnya di bidang keterampilan menjahit.
Kegiatan menjahit ini juga merupakan bentuk dukungan Lapas Batang terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada poin ke-3, yakni Penguatan dan Peningkatan Pendayagunaan Warga Binaan untuk Menghasilkan Produk UMKM. Melalui kegiatan ini, warga binaan didorong untuk terus mengasah kemampuan serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam berkarya.
Kasubsi Giatja, Rizal Eka Prasetya Maduraga, menyampaikan apresiasi atas semangat para warga binaan. “Keterampilan menjahit ini diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi warga binaan setelah selesai menjalani masa pidana,” ujarnya.
Lapas Batang terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat dalam mendukung pembinaan kemandirian warga binaan. Dengan berbagai pembinaan yang diberikan warga binaan dapat lebih siap untuk kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat nantinya.
Humas Lapas Batang
kemenimipas
guardandguide
infoimipas
pemasyarakatan
lapasbatang
SetahunBerdampak
@pemasyarakatanjateng
