Batang – Sebagai wujud pembinaan kemandirian yang optimal, warga binaan Lapas Batang dengan penuh semangat dan kebersamaan melaksanakan kegiatan panen terong di lahan pertanian yang berada di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Batang, Kamis (20/11). Kegiatan panen ini berlangsung dengan pengawalan dan pendampingan dari Kasubsi Keamanan, Desdy Purwanto, guna memastikan keamanan dan ketertiban selama pelaksanaannya.
Kegiatan pertanian ini merupakan salah satu bentuk pembinaan kemandirian berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan serta meningkatkan produktivitas warga binaan. Melalui program ini, warga binaan didorong untuk lebih aktif dengan kegiatan positif yang bermanfaat sebagai bekal bagi mereka setelah selesai menjalani masa pidana.

Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan panen ini juga merupakan bentuk dukungan Lapas Batang terhadap 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin ke-2, yaitu memberdayakan Warga Binaan untuk mendukung ketahanan pangan. Dengan perawatan yang optimal, tanaman terong di lahan SAE mampu tumbuh dengan subur dan menghasilkan terong yang baik.
Kepala Lapas Batang, Nurhamdan, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian ini merupakan salah satu bentuk optimalisasi pemanfaatan lahan dalam mendukung program pembinaan. “Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap warga binaan menjadi lebih produktif serta dapat memperoleh keterampilan yang bermanfaat. Kegiatan pertanian di SAE tidak hanya memberikan pengalaman, tetapi juga menanamkan nilai kemandirian bagi warga binaan,” ujarnya.(Red)
Humas Lapas Batang
kemenimipas
guardandguide
infoimipas
pemasyarakatan
lapasbatang
SetahunBerdampak
@pemasyarakatanjateng
