Batang – Sebagai wujud pembinaan kemandirian, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Batang dengan penuh semangat melaksanakan kegiatan pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Batang, Jumat (26/9). Kegiatan pertanian yang dilaksanakan meliputi perawatan berbagai jenis tanaman, antara lain cabai, kacang tanah, dan ubi jalar.
Dalam kesempatan ini para warga binaan melakukan penyiraman, pemberian pupuk, pembersihan rumput, serta melakukan pengecekan kondisi tanaman secara rutin. Hal ini penting dilakukan untuk memastikan tanaman dapat tumbuh subur dan memberikan hasil yang optimal.


Kegiatan pertanian di SAE ini merupakan wujud pemanfaatan lahan secara optimal dalam mendukung ketahanan pangan dan pembinaan warga binaan. Hal ini selaras dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin kedua, yaitu memberdayakan warga binaan dalam mendukung ketahanan pangan
Kasubbag TU Lapas Batang, Damianus Ardhyna Bintara, turut hadir mengawasi langsung jalannya kegiatan pertanian. Beliau juga turut serta melakukan pengecekan terhadap tanaman ubi jalar untuk memastikan kondisinya tumbuh dengan baik dan siap dipanen. “Kegiatan pertanian ini merupakan upaya Lapas Batang dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjadi sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan pertanian ini, warga binaan diharapkan semakin produktif, semangat menjalani pembinaan, serta memiliki keterampilan yang bermanfaat, salah satunya di bidang pertanian. Lapas Batang terus berkomitmen menghadirkan berbagai kegiatan positif yang bermanfaat sebagai bekal kemandirian warga binaan. Kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan Lapas Batang dalam semangat “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak.”
Humas Lapas Batang
kemenimipas
guardandguide
infoimipas
pemasyarakatan
lapasbatang
SetahunBerdampak
@pemasyarakatanjateng
