Tegal, 09 Desember 2025 – Lapas Kelas IIB Tegal terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian melalui sektor perikanan, khususnya budidaya ikan lele. Dalam upaya menjamin hasil panen terbaik, petugas dan warga binaan secara rutin melaksanakan kegiatan pengayakandan pemisahan lele ke kolam-kolam yang sesuai berdasarkan ukuran.
Proses penyortiran ini sangat krusial untuk mencegah kanibalisme yang sering terjadi pada ikan lele. Dengan memisahkan lele berdasarkan keseragaman ukuran, setiap ikan akan mendapatkan porsi pakan yang cukup dan menghindari persaingan berlebihan. Hal ini menjamin pertumbuhan ikan menjadi lebih optimal dan seragam.

Kegiatan ini merupakan bagian integral dari kurikulum pelatihan budidaya ikan yang diberikan kepada warga binaan. Mereka dilatih untuk menguasai teknik pemeliharaan, termasuk manajemen pakan, kebersihan air, hingga proses penyortiran yang tepat. Keterampilan ini menjadi bekal berharga untuk mereka saat kembali ke masyarakat.
Melalui manajemen budidaya yang intensif dan disiplin, Lapas Tegal menargetkan hasil panen yang tidak hanya maksimal dari segi kuantitas, tetapi juga unggul dalam kualitas. Lele hasil panen ini tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi internal Lapas, namun juga berpotensi untuk dijual, menjadikannya unit usaha produktif yang mendukung program pembinaan kemandirian.(Ris)
Kemenimipas #Setahunberdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak #guardandguide #Lapastegal #humasLapasTegal
Humas Lapas Tegal BAHARI
(Bersih-Aman-Harmonis-Akuntabel-Ramah-Inovatif)
Be Creative – Be Smart Correctional Officer
