lintasberita9.com-
Tegal, 3 November 2025– Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tegal sukses menuntaskan rangkaian kegiatan skrining gejala Tuberkulosis (TBC) dan pemeriksaan Chest X-Ray (CXR) untuk hari kedua. Kegiatan masif ini menyasar 90 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) sebagai upaya deteksi dini dan penanggulangan penyebaran TBC di lingkungan Lapas Tegal. Inisiatif kesehatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan RI.
Pelaksanaan skrining hari kedua berjalan lancar. Selain dukungan utama dari dua kementerian, kegiatan ini turut mendapatkan pendampingan teknis langsung dari Dinas Kesehatan Kota Tegal dan Puskesmas Tegal Barat. Proses pemeriksaan CXR yang akurat dan cepat dipercayakan kepada pihak ketiga, yaitu PT Cito Putra Utama. Kerja sama ini memastikan setiap tahapan skrining dilakukan sesuai standar kesehatan yang berlaku, mengingat lingkungan Lapas Tegal memiliki risiko tinggi penularan penyakit komunal seperti TBC.



Dari total 90 WBP yang menjalani pemeriksaan Chest X-Ray pada hari kedua, tim medis menemukan adanya indikasi kecurigaan TBC pada sejumlah WBP. Sebagai tindak lanjut, sebanyak 15 Warga Binaan segera diarahkan untuk menjalani prosedur pengumpulan dahak. Sampel dahak ini kemudian dikirim untuk pemeriksaan lebih lanjut menggunakan teknologi Tes Cepat Molekuler (TCM) di laboratorium RSUD Kardinah Kota Tegal untuk hasil yang lebih pasti.
Hasil pemeriksaan lanjutan tersebut mengkonfirmasi adanya kasus positif TBC di lingkungan Lapas Tegal. Tercatat hasil gabungan dari hari pertama hingga hari kedua total 33 terduga TBC sebanyak 4 orang terkonfirmasi bacteriologis TBC. Penemuan kasus ini menjadi pijakan penting bagi Lapas Tegal untuk segera melakukan isolasi, memulai pengobatan intensif, serta melakukan pelacakan kontak erat (contact tracing) demi memutus mata rantai penularan TBC di dalam blok hunian.
Kesuksesan skrining massal TBC dan CXR ini menegaskan komitmen Lapas Tegal dalam mewujudkan lingkungan pembinaan yang sehat dan bebas penyakit menular. Dengan penemuan dini dan penanganan cepat, Lapas Tegal secara aktif mendukung program nasional Eliminasi TBC tahun 2030, serta meningkatkan kualitas hidup WBP. Pihak Lapas akan terus memperkuat sinergi dengan dinas kesehatan setempat untuk memastikan pengobatan bagi WBP yang positif berjalan tuntas hingga sembuh total.(Red)
Kemenimipas #Setahunberdampak #ImipasSetahunBergerakBerdampak #guardandguide #Lapastegal #humasLapasTegal
Humas Lapas Tegal BAHARI
(Bersih-Aman-Harmonis-Akuntabel-Ramah-Inovatif)
Be Creative – Be Smart Correctional Officer
