Polsek Sukomanunggal Bongkar Aksi Jambret Kalung, Tiga TKP di Surabaya

SurabayaLintasbBerita9.com – Kepolisian Sektor Sukomanunggal Polrestabes Surabaya berhasil membongkar kasus penjambretan kalung yang sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar pada Kamis (31/1/2026).

Kapolsek Sukomanunggal, Kompol M. Akhyar, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku diketahui telah melakukan aksi penjambretan sebanyak tiga kali di wilayah Kota Surabaya. Salah satu tersangka yang berhasil diamankan yakni Bayu Wicaksono, warga Jalan Dupak Masigit.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tersangka Bayu mengakui pernah melakukan penjambretan di kawasan Darmo Satelit Utara pada awal Januari 2026, dengan dua kali kejadian,” jelas Kompol M. Akhyar.

Bayu ditangkap setelah aksinya dipergoki korban. Saat itu, tersangka sempat melarikan diri ke pemukiman warga, namun berhasil dikejar dan diamankan oleh masyarakat sebelum diserahkan kepada petugas kepolisian.

Kompol M. Akhyar menambahkan, dalam menjalankan aksinya komplotan tersebut memiliki peran masing-masing. Rosulan berperan sebagai pengendara sepeda motor yang membonceng Ulum selaku pelaku penjambretan. Sementara Bayu berperan sebagai penghambat korban, dengan dibonceng oleh Hasan yang hingga kini masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dua pelaku lainnya, yakni Rosulan dan Ulum, sebelumnya telah diamankan oleh Polsek Asemrowo Surabaya. Sedangkan satu pelaku lain, Hasan, saat ini masih terus diburu oleh petugas.
“Rosulan ini merupakan residivis kasus narkotika tahun 2017 dan pernah ditangani Polsek Bubutan,” ungkapnya.

Dari tangan Bayu Wicaksono, polisi menyita sebilah senjata tajam sepanjang kurang lebih 40 sentimeter yang dibawa untuk menakut-nakuti korban saat beraksi. Namun, senjata tersebut belum pernah digunakan untuk melukai korban.

Kasus ini sempat menjadi perhatian publik setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan seorang pelaku jambret diamankan warga di Jalan Tambak Mayor I, Surabaya, pada Senin malam (26/1/2026).

Dalam peristiwa tersebut, korban dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.
Kapolsek Sukomanunggal menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil sinergi antara masyarakat dan kepolisian.

“Informasi dari masyarakat sangat membantu anggota Reskrim dalam melakukan pemantauan dan penindakan di lapangan,” tutup Kompol M. Akhyar.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *