SURABAYA – lintasberita9- SDN Kertajaya (PUJA) Surabaya turut ambil bagian dalam kegiatan pemecahan tiga Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang digelar di SDI Maryam Surabaya, Sabtu (20/6/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pembentukan karakter peserta didik melalui pendidikan kepramukaan yang menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, serta penghormatan kepada orang tua.
Mengusung tema “Pramuka Surabaya Hebat, Indonesia Kuat”, kegiatan tersebut menghadirkan tiga agenda utama, yakni Basuh Kaki Orang Tua, Pengukuhan Pramuka Garuda, dan Demonstrasi Semaphore yang dilakukan secara serentak oleh ratusan anggota Pramuka dari berbagai sekolah di Kota Surabaya.




Kegiatan pemecahan tiga Rekor MURI dan pengukuhan Pramuka Garuda ini diikuti empat sekolah dasar di wilayah Kecamatan Gubeng, yaitu SDI Maryam, SDN Kertajaya, SDN Baratajaya, dan SD Gracia. Kehadiran para peserta menjadi simbol sinergi dunia pendidikan dalam mendukung pembentukan generasi muda yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan.
Kepala SDN Kertajaya (PUJA) Surabaya, Ika Suci Rahayu, S.Pd., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Gubeng serta Koordinator Wilayah Surabaya Timur, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar bertujuan mencatatkan prestasi dalam bentuk rekor nasional, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang sangat penting bagi para siswa.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menanamkan nilai-nilai hormat kepada orang tua, membangun jiwa kepemimpinan, serta memperkuat semangat kebangsaan pada generasi muda sebagai penerus bangsa,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, SDN Kertajaya (PUJA) Surabaya mengirimkan lebih dari 60 siswa untuk mengikuti rangkaian acara. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Melalui partisipasi aktif dalam pemecahan tiga Rekor MURI dan pengukuhan Pramuka Garuda ini, SDN Kertajaya (PUJA) Surabaya kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung Gerakan Pramuka sebagai wadah pembentukan karakter peserta didik yang unggul, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan menuju Indonesia Emas 2045.
(Red)
