Tim Media Tinjau Langsung Program Pembinaan Kemandirian di Lapas Kelas I Madiun

Kemenkumhan

MADIUNlintasberita9.com- Berbagai program pembinaan kemandirian yang dijalankan Lapas Kelas I Madiun mendapat perhatian positif dari kalangan media. Hal tersebut terlihat saat tim dari media online Zonacakrawala.com, NusantaraJaya.news, dan LintangNusantaraNews.com melakukan kunjungan untuk melihat secara langsung aktivitas pembinaan yang berlangsung di dalam lapas.

Rombongan media diterima oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Andri Setiawan bersama Kepala Bidang Kegiatan Kerja Nurma Yuliati. Dalam kunjungan tersebut, para jurnalis diajak meninjau sejumlah unit kegiatan kerja yang menjadi wadah pengembangan keterampilan bagi warga binaan.

Beragam hasil pembinaan ditampilkan, mulai dari produksi kursi rotan, perbaikan mebel, pembuatan tempe dan keripik tempe, pengolahan produk bakery, budidaya ikan, budidaya burung, hingga usaha ternak jangkrik. Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas.

Selain menjadi sarana pelatihan, berbagai produk yang dihasilkan juga memiliki nilai jual. Hasil karya warga binaan telah dipasarkan ke masyarakat dan memberikan nilai tambah dalam mendukung program pembinaan yang produktif di lingkungan Lapas Kelas I Madiun.

Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Nurma Yuliati, menjelaskan bahwa pembinaan kemandirian menjadi salah satu fokus utama dalam membentuk warga binaan yang siap kembali ke tengah masyarakat.
“Kami terus mengembangkan berbagai program keterampilan agar warga binaan memiliki kemampuan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Harapannya, mereka mampu hidup mandiri dan membuka peluang usaha secara positif,” ungkapnya.

Sementara itu, Ka. KPLP Andri Setiawan menyampaikan bahwa keberhasilan pembinaan tidak terlepas dari sinergi seluruh jajaran dalam menciptakan suasana lapas yang aman, tertib, dan kondusif sehingga seluruh kegiatan pembinaan dapat berjalan secara maksimal.

Menurut tim media, berbagai program yang dijalankan Lapas Kelas I Madiun menunjukkan bahwa lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat menjalani masa pidana, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter, peningkatan kompetensi, dan pengembangan keterampilan bagi warga binaan.

Melalui kegiatan-kegiatan produktif tersebut, Lapas Kelas I Madiun diharapkan mampu mengubah pandangan masyarakat terhadap lembaga pemasyarakatan sekaligus memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas hidup, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan masyarakat.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *